Durasi, Lhokseumawe – Ditengah gejolak laju inflasi Pemko Lhokseumawe melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berkolaborasi dengan Badan Urusan Logistik (Disperindagkop dan UKM dan Bulog) menggelar pasar murah selama 4 hari. Program perdana itu disambut meriah warga bertempat dihalaman Meunasah Gampong Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti setempat, Senin (8/6).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindagkop dan UKM Lhokseumawe, Mulkan, ST mengatakan, program ini sudah menjadi agenda rutin tahunan. Artinya, pemko senantiasa hadir langsung ditengah-tengah masyarakat untuk membantu subsidi terhadap bahan pokok tersebut.
” Disperindag provinsi sudah melaksanakan kegiatan seperti ini. Dan, hari ini khusus pemko yang hadir untuk warganya selama 4 hari, terhitung sejak tanggal 8, 9, 10, dan 11 Juni mendatang, ” ujarnya.
Menurut Dia, kegiatan ini sangat penting sekali untuk memudahkan khalayak luas memperoleh pangan dengan harga murah. Terlebih, sekarang pasokan lokal begitu minim dampak bencana alam banjir lalu.
” Memang agak berkurang animo masyarakat dari biasanya, karena mungkin daya beli rendah. Apalagi, dipengaruhi banyaknya kebutuhan dan keperluaan Anak-anak persiapan menjelang tahun ajaran pendidikan baru, ” ujar pejabat yang kerap disapa panggilan Boby alias Pak Bob itu.
Ia melanjutkan, secara keseluruhan ada 10 agenda pasar murah yang di programkan Pemko pada tahun 2026. Hal ini bertujuan angka dipasaran yang mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
” Termasuk hari ini berarti sudah 4 kali Kita gelar pasar murah. Berarti kedepannya nanti ada 6 kegiatan lagi yang nantinya dilakukan seperti ini, ” jelas Mulkan.
Secara keseluruhan Ada 4 titik pasar murah yang digelar di Lhokseumaweyang mana dijadwalkan berlangsung sejak pukul 9.00 Wib Pagi. Masing-masing pertama bertempat dihalaman Meunasah Gampong Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti dan kedua dihalaman Masjid Raudhatul Jannah Gampong Alue Awe, Kecamatan Muara Dua.
Berikutnya, menyusul pasar murah di Los Pasar Simpang Line, Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu. Terakhir, bertempat dihalaman Kantor Keuchik Keude Punteut, Kecamatan Blang Mangat.
Ada empat bahan pokok yang disubsidi, yaitu beras jenis premium bermerek Cap Panah seberat 10 Kilogram dijual seharga Rp124 ribu, gula pasir seberat 2 kilo Rp32 ribu, minyak goreng bermerek sunco seberat 2 liter Rp40 ribu, dan telur ayam seharga Rp44 ribu per papan.












