Durasi, Lhokseumawe – Apes betul nasib yang dialami seoarang nara pidana residivis di Lembaga Permasyarakatan Kelas II-A Kota Lhokseumawe, Teuku Ilfan (41), sekira pukul 21.20 Wib, Rabu Malam (11/3). Pasalnya, napi yang berniat hendak kabur dari tahan itu harus tertangkap kembali usai dikepung petugas keamanan dari lapas yang diback-up anggota polisi jaga disana.
” Warga binaan ini Berpura-pura shalat tarawih, kemudian hilang ditengah suasana sepi. Dia, naik atap bangunan kanopi yang berada diarea wudhuk hingga loncat berkeliaran ke bagian atap, ” ujar Kalapas Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo kepada durasi.
Selanjutnya, kata Kalapas, sesaat diatas atap terlihat oleh petugas piket dan diteriaki untuk turun. Namun, yang bersangkutan malah melarikan diri dari atap kamar menuju atap Aula dan melompat ke atap kantor yang sudah dipagari penghalang kawat berduri.
” Begitu mendengar teriakan petugas, bahwa ada tahanan diatas atap, lantas komandan jaga langsung membunyikan Lonceng berulang-ulang dengan nada panjang sebagai tanda siaga. Berikutnya, petugas jaga bersama petugas piket dibantu petugas bantuan dari Polres langsung berlarian mengepung bangunan Lapas sisi timur dan berhasil mencegah tahanan bersangkutan, ” terang Wahyu.
Ia melanjutkan, napi yang berusaha kabur dimaksud diperintahkan petugas secara Baik-baik untuk turun ke area dalam kantor. Setelah itu langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas jaga disana.
” Menindak lanjuti intruksi Kakanwil tentang kesiagaan selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H ? Kita di Lapas Lhokseumawe telah melakukan upaya penebalan pengamanan dengan menambah piket pejabat, staff maupun peserta magang. Termasuk memperketat layanan kunjungan dan penitipan makanan khususnya pada Jam-jam rawan, ” tegas Kalapas Wahyu Prasetyo












