hit counter

Dayah Aceh Utara Pilar Utama Peradaban Islam di Samudera Pase

  • Bagikan
Bantu Kitab untuk dayah. Ist

Durasi, Lhokseumawe – Dalam momentum ulang tahun ke-800 ini, Pemkab Aceh Utara menegaskan kembali peran dayah sebagai pilar utama peradaban Islam. Dayah adalah simbol keberlanjutan tradisi keilmuan yang diwariskan sejak era Samudera Pase, ketika Islam pertama kali berakar kuat di tanah air.

” Mutu pendidikan di dayah terus ditingkatkan, karena motor penggerak utama Aceh Utara. tanah bersejarah yang pernah menjadi pusat kejayaan Samudera Pase dan kini memasuki usia emasya yang ke-800 tahun, ” kata Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi, Kamis (3/9).

Menurut Dia, pihaknya terus melakukan pembenahan mengingat Dayah bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan pusat pembinaan akhlak, dakwah, dan penguatan identitas masyarakat. Para ulama dan guru dayah menjadi pelita yang menuntun generasi demi generasi, menjaga kemurnian ajaran Islam sekaligus membentuk karakter masyarakat yang mulia.

” Sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan dinamika, perjuangan, dan kebangkitan. Dalam rentang delapan abad ini, Aceh Utara tidak hanya dikenal sebagai wilayah strategis perdagangan dan politik, tetapi juga sebagai benteng peradaban Islam yang kokoh.Sejak masa kejayaan Samudera Pase, pendidikan dayah telah menjadi ujung tombak penyebaran Islam nusantara, ” paparnya.

Piasan Pase. Ist

Ia menegaskan, dalam momentum ulang tahun ke-800 ini, Aceh Utara menegaskan kembali peran dayah sebagai pilar utama peradaban Islam. Dayah adalah simbol keberlanjutan tradisi keilmuan yang diwariskan sejak era Samudera Pase, ketika Islam pertama kali berakar kuat di tanah ini.

” Dari bilik-bilik dayah lahirlah para ulama, pemimpin, dan cendekiawan yang membawa cahaya Islam ke seluruh penjuru Nusantara. Perayaan ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menatap masa depan. Untuk Aceh Utara Bangkit dengan semangat baru sebagai pusat inovasi pendidikan Islam yang tetap berakar pada tradisi, namun adaptif terhadap perkembangan zaman, ” ucap Tgk Yunus.

Dengan demikian, sebut Dia, warisan Samudera Pase tidak sekadar menjadi catatan sejarah. Namun, terus hidup dalam denyut nadi masyarakat Aceh Utara.

” Dayah ini kekuatan Aceh Utara, cahaya islami yang menjadi tameng Samudera Pase. Semoga kelak biusa melahirkan cendikiawan islami yang menjadi panutan semua,” imbuhnya.

  • Bagikan