BANDA ACEH — Turnamen Golf M. Nasir Djamil dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung sukses dan penuh keakraban di Aceh Golf Course Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan, Harmoni dalam Perdamaian”, turnamen ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas, persatuan, dan komitmen bersama dalam menjaga serta mengisi perdamaian Aceh.
Kegiatan yang digagas oleh M. Nasir Djamil, Anggota Komisi III DPR RI, tersebut mendapat sambutan antusias dengan diikuti 93 peserta. Pertandingan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan menjunjung tinggi sportivitas, dengan panorama alam Lhoknga yang menjadi salah satu daya tarik Aceh Golf Course.

Ketua Panitia sekaligus Pengelola Aceh Golf Course Lhoknga, Dedi Sumardi Nurdin (Dedi Lamra), menyampaikan apresiasi kepada Nasir Djamil serta seluruh peserta, panitia, sponsor, mitra, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, turnamen berjalan sukses dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini bukan semata-mata tentang golf, tetapi menjadi bagian dari cara kita merawat silaturahmi dan mengisi perdamaian Aceh melalui kegiatan yang positif dan produktif,” ujar Dedi Lamra.
Menurut Dedi, momentum 21 tahun perdamaian Aceh harus terus dijaga sekaligus diisi dengan pembangunan dan berbagai kegiatan yang mampu memperkuat kepercayaan terhadap Aceh sebagai daerah yang aman, damai, terbuka, serta memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Perdamaian merupakan modal yang sangat berharga bagi Aceh. Setelah 21 tahun damai, tugas kita bersama adalah memastikan perdamaian memberikan ruang yang semakin besar bagi pembangunan, pariwisata, investasi, olahraga, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dedi juga berharap penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan kembali Aceh Golf Course Lhoknga sekaligus mendorong pengembangan sport tourism di Aceh.
“Lhoknga memiliki lapangan golf dengan panorama alam yang luar biasa. Kita ingin Aceh Golf Course terus berbenah dan berkembang sehingga ke depan mampu menjadi tuan rumah berbagai turnamen regional maupun nasional. Golf dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkenalkan pariwisata sekaligus membangun kepercayaan investasi terhadap Aceh,” tambahnya.
Menurut Dedi, penyelenggaraan berbagai event olahraga juga dapat menjadi sarana untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Aceh aman, kondusif, dan terbuka bagi wisatawan, komunitas olahraga, investor, maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional.
Turnamen ditutup dalam suasana penuh keakraban dan persaudaraan. Momentum Hari Damai Aceh yang beriringan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut membawa pesan bahwa perdamaian harus terus dirawat dan diisi dengan karya, pembangunan, serta kebersamaan menuju Aceh yang semakin maju dan sejahtera.
“Semangat Kemerdekaan, Harmoni dalam Perdamaian.”












