hit counter

Alhamdulillah! 104 Santri Angkatan ke-10 Perkemahan Tahfidz Islamic Center Diwisuda

  • Bagikan
Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Lhokseumawe, Sufri, mengalungkan kain samir sebagai tanda kelulusan santri Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA-GPRS) angkatan ke-10 Masjid Agung Islamic Center, Ahad (15/3). Foto : (Durasi/Erwin)

Durasi, Lhokseumawe – Sebanyak 104 Santriwan-santriwati Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA-GPRS) ke-10 Masjid Agung Islamic Center diwisuda, Ahad (15/3). Acara itu berlangsung meriah yang turut dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Lhokseumawe, Sufri, S.Ag, M.M, Imam Besar, Tgk. H. Asnawi Abdullah, Kepala UPTD, Remaja Masjid, dan para orang tua wali.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Sadjeli, C. LQ mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat kepada santri yang sudah berjuang dengan penuh semangat selama berlangsungnya PETA-GPRS 20 hari yang dimulai sejak tanggal 22 Februari sampai 15 Maret. Para lulusan kali ini merupakan cahaya penerang dunia.

” Kita sudah melahirkan generasi muda pencinta Al-Qur’an, yang begitu tekun sekali. Kami mengucapkan selamat, supaya nantinya menjadi cahaya penerang dunia, ” kata Sadjeli dalam sambutannya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Remaja Masjid, M. Ridha, SE, bahwa dukungan orang tua wali yang begitu besar atas menjadi kesuksesan serangkaian kegiatan perkemahan tahfidz. Termasuk juga beberapa pihak dan lembaga lain yang terlibat memberikan bantuannya, guna kelancaran aktivitas pembinaan santri.

” Kali ini perdana ada mondok khusus dari kalangan santri ikhwan. Dan, Kita juga menggratiskan sejumlah Anak-anak pencinta Al-Quran Lhokseumawe untuk bisa belajar dan bergabung bersama Ustadz dan Ustazah Kami disini, ” ungkapnya.

Para Santriwan/santriwati Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA-GPRS) angkatan ke-10 Masjid Agung Islamic Center. Foto : (Durasi/Erwin)

Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Lhokseumawe, Sufri mengucapkan, apresiasi atas kerja keras dengan terlaksananya kegiatan mulia dalam melahirkan calon generasi pecinta Al-Quran kesayangan Rasulullah SAW. Mereka yang tergabung dalam perkemahan ini adalah Anak-anak pilihan.

” Yang hadir ini merupakan anak terpilih! Nabi Kita pernah bersabda, bahwa Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkan orang lain, ” tuturnya.

Imam Besar Masjid Agung, Abu Asnawi Abdullah mengatakan, para santri ini menjadi penyambung asa dalam melanjutkan perjuangan Islam. Bibit unggul ini kelak akan menjadi pondasi yang kokoh kala beradaptasi dalam kehidupan Sehari-hari.

” Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut Terus-menerus setiap tahunnya. Kedepan semoga dapat terlaksana lebih besar lagi, ” pintanya.

Perwakilan Orang Tua Wali, Muhammad Maxalmina, S. Hi, MH mengaku, pihaknya begitu senang dan bahagia dengan adanya pendiidikan ramadhan tersebut. Apalagi, dengan kegiatan ini Si anak dilatih Ayat-ayat suci secara berulang-ulang, mulai setoran bacaan dan murajaah yang bertujuan meningkatkan hafalan dan bacaan secara baik dan benar.

” Kami bersyukur dapat mengantarkan Anak-anak ketempat ini untuk belajar dan mempelajari Al-Quran. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan dimasa yang akan datang, inilah harapan Kami orang tua wali, ” pesan Maxalmina.

  • Bagikan