Durasi, Lhokseumawe – Puluhan pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kota Lhokseumawe, meramaikan beranekaragam perlombaan gebyar islami dalam rangka menyambut Proses Belajar dan Mengajar (PBM) ramadhan 1447 Hijjriah. Para murid sekolah favorit yang dikenal dengan sebutan Spenxa itu terlihat begitu antusias menampilkan kemampuannya dipentas pagelaran setempat.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lhokseumawe, Fauzi, S.Pd, M.Pd mengatakan, PBM selama Ramadhan bertujuan agar siswa tetap mendapatkan ilmu pengetahuan yang mana intensitasnya disesuaikan untuk memaksimalkan ibadah puasa. Kegiatan ini diutamakan pada penguatan spiritual dan pembentukan karakter melalui Materi-materi religius yang bernuansa islami.
” Alhamdulilah.., semuanya berjalan baik dan lancar. Ini berkat dukungan penuh Siswa-siswi dan orang tua wali murid, ” ucap Fauzi ketika ditemui durasi, Selasa (10/3).
Dijelaskan, PMB itu berlangsung selama 3 pekan sejak tanggal 23 Februari sampai 14 Maret mendatang. Khusus kelas IX atau tiga ditambah satu hari untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) bahasa indonesia dan matematika, guna mengukur capaian Si anak didik menyambut seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
” Anak-anak kelas IX sekolah ditambah satu hari lagi sampai minggu tanggal 15 Maret 2026. Ruang laboratorium Kita terbatas hanya berjumlah dua unit, enggak mampu menampung seluruhnya sehingga ditambah satu hari khusus untuk pelaksanaan TKA itu, ” jelas Fauzi.
Ia juga memaparkan, ada beragam materi yang diberikan selama 3 pekan pendidikan ramadhan disana. Dimana, pada minggu pertama diarahkan kepada pembentukan karakter, akhlak dan pengajian, seperti tadarus, shalat dhuha berjamaah hingga pemantapan tata cara shalat yang benar.
Kemudian, minggu kedua digelar gebyar ramadhan untuk 5 cabang yang diperlombakan. Masing-masing lomba pidato keagamaan, Tahfizul Qur’an, Tilawatil Qur’an, azan, dan cerdas cermat.
Selanjutnya, pada minggu ketiga difokuskan untuk ujian TKA kelas IX. Disamping, disusul pembagian hadiah dan berbagi santunan anak yatim anak disekolah dan Bagi-bagi takjil.
” Kegiatan ditutup dengan pembagian takjil dan santunan anak yatim berupa sembako. Ini murni donasi dewan guru dan pegawai dan membuka peluang bagi orang tua bagi yang ada kemudahan bisa berbagi rezekinya disini, ” lanjut Kepsek Fauzi.
Seraya menambahkan, total pelajar spenxa berjumlah 880 orang.
