hit counter

KRI Imam Bonjol-383 Bersandar di Aceh, Perkuat Keamanan Selat Malaka

  • Bagikan
Kapal Perang Republik Indonesia, KRI Imam Bonjol-383, bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sabtu (13/6/2026). durasi.co/Rahmat

LHOKSEUMAWE, ACEH — Kapal Perang Republik Indonesia, KRI Imam Bonjol-383, bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Kehadiran kapal perang jenis Korvet kelas Parchim di bawah jajaran Komando Armada (Koarmada) I ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan di wilayah perairan Selat Malaka.

Selat Malaka, yang sebagian wilayahnya masuk dalam perairan Aceh, dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk dan terpadat di dunia. Setiap harinya, ribuan kapal dari berbagai negara melintasi koridor strategis ini, menjadikannya wilayah yang rawan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan laut.

Komandan KRI Imam Bonjol-383, Letkol Laut (P) Dienul Akbar, menegaskan bahwa intensitas lalu lintas laut yang tinggi di kawasan tersebut menuntut pengawasan yang ekstra ketat.

Kehadiran KRI Imam Bonjol-383 di Aceh diharapkan dapat mengantisipasi dan meminimalisir berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut, mulai dari penyelundupan, illegal fishing, hingga potensi ancaman kedaulatan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah barat Indonesia, ujar Dienul Akbar.

  • Bagikan