Durasi, Lhokseumawe – Para dewan guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, dituntut harus mampu berceramah tentang agama dibulan suci ramadhan. Hal ini sangat relevan dengan peran guru sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan (akademik), tetapi ikut berperan aktif langsung membentuk karakter dan membimbing spiritual siswa.
” Bulan Ramadhan adalah momentum emas untuk pendidikan karakter. Dimana, guru dapat mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, ” ucap Kepala Sekolah SD Negeri 1 Banda Sakti, Efendi ketika ditemui diruang kerjanya, Kamis (5/3).
Sebut Dia, kemampuan menyampaikan tausiyah tentu dapat membantu guru memberikan motivasi dan Nilai-nilai moral, seperti kesabaran, kejujuran, dan kedermawanan yang menjadi inti dari ibadah puasa. Ceramah singkat yang disampaikan guru sangat bermanfaat mengajak peserta didik untuk lebih rajin beribadah.
” Usai melaksanakan shalat dhuha berjamaah dihalaman sekolah. Selanjutnya, giliran guru yang tampil memberikan kuliah singkatnya. Guru tentu dituntun untuk mempelajari tentang islam secara mendalam yang secara tidak langsung akan memperkaya wawasan dan ilmu pengetahuan Si anak dan guru itu sendiri, ” paparnya.
Kata Efendi, setelah melaksanakan tausiah singkat Siswa-siswi langsung masuk ke kelas melaksanakan materi pendidikan ramadhan. Disana, guru bidang studi harus berkolaborasi dengan guru agama untuk menciptakan formula pembelajaran yang tepat dan efisien bagi Si anak.
” Diakhir kegiatan nantinya akan dilaksanakan cerdas cermat bagi murid Kelas IV, V dan VI, guna menguji kemampuan Masing-masing pelajar. Termasuk, memberikan reward bagi kelas dan guru terbanyak hadir disekolah selama PBM ramadhan, ” jelasnya.
Disamping itu sebut Kepsek, pihaknya juga berencana akan melakukan kegiatan bantuan sosial berbagi bagi Anak yatim/piatu di SDN 1 setempat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bagi sesama yang membutuhkan dibulan suci.
” Kita ketuk semua hati guru dan Saya sendiri, ini murni dari guru untuk Anak-anaknya disini. Kita memang harus hadir langsung merasakan dan menyahuti keinginan mereka, ” imbuh Efendi.
