Durasi, Lhokseumwe – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Gampong Lhok Mon Puteh dan Meunasah Mee, Kota Lhokseumawe, dinyatakan segera rampung dikerjakan. KDMP asal Kecamatan Muara Dua itu dijadwalkan akan beroperasi dalam waktu dekat ini.
” Kita total sudah ada 9 unit gerai KDMP yang dibangun! Dua unit bisa secepatnya beroperasi dalam beberapa pekan depan, sedangkan sisanya 7 unit lagi sedang tahap pemasangan dinding bata, fondasi, pemasangan atap, plasteran, dan kelengkapan lainnya, ” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM), Mulkan, ST didampingi Plt Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Ghufran Nuristan, S.STP saat ditemui durasi, Jum’at (5/6).
Tujuh gampong yang belum rampung itu Masing-masing Kuala, Meunasah Baroe, Hagu Selatan, Blang Poroh, Blang Panyang, Padang Sakti, dan Meuria Paloh. Dimana, pembangunan gerai itu terus dipercepat dilapangan.
” Kita terus sport, sebab ini merupakan program strategis Pemerintah yang bertujuan untuk memperkuat dan memodernisasi perekonomian masyarakat di tingkat desa. Dengan agenda utamanya adalah mensejahterakan warga, menciptakan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan nasional, ” kata pejabat yang sering disapa panggilan akrab Plt Kadis Boby dan Plt Kabid Bagek itu.
Sementara untuk 59 gampong yang belum memiliki gerai KDMP, sebut Kadisperindagkop dan UKM, diakibatkan faktor terkendala lahan. Sehingga, pembangunan gerai tersebut menjadi terhambat dilapangan.
” Memang problem yang Kita terima ditingkat desa beralasan tak miliki lahan untuk bangun gerai. Dan, ini sedang dilakukan upaya solusinya ditingkat desa, ” imbuh Mulkan yang diamini Ghufran.
Sebelumnya KDMP dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pembentukan KDMP ini bahkan menjadi salah satu syarat mutlak bagi pemerintah desa dalam pencairan Dana Desa.
KDMP dijalankan menggunakan sistem modern dan digital (seperti platform Simkopdes). Hal ini dilakukan supaya operasionalnya berjalan profesional, transparan, dan dapat diakses dengan mudah oleh warga desa.
