3 Bulan, Ribuan Warga Lhokseumawe Terserang Virus Flu dan Batuk Pilek

  • Bagikan
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), dr. Ichsan Nanda. Foto : (Durasi/Erwin)

Durasi, Lhokseumawe – Sedikitnya 2.401 kasus Influenza dan batuk pilek ditemukan menyerang warga Kota Lhokseumawe, sepanjang bulan Januari sampai Maret 2026. Virus ini berada pada diperingkat pertama penyakit 10 besar yang tercatat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam tiga bulan terakhir.

” Ini problem utamanya diakibatkan gangguan cuaca ekstrim panas yang begitu terik dari Pagi sampai Sore dan Tiba-tiba malamnya berubah menjadi hujan deras. Disaat imunitas melemah tentu seketika tubuh mengalami drop, flu dan batuk pilek, ” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Cut Fitri Yani, AMTE, SKM, MKM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), dr. Ichsan Nanda kepada durasi di Ocean Coffee setempat, Rabu (29/4).

Menurut Ichsan, pola hidup sehat menjadi solusi untuk mencegah penyakit ini menjangkiti masyarakat. Dengan melakukan istirahat secara teratur yang cukup 6-8 jam per hari.

” Banyak-banyak mengkonsumi Sayur-sayuran, air putih dan memakai masker ketika berpergian keluar rumah. Kalau memang kondisi tubuh semakin melemah kiranya untuk segera menjalani pengobatan ke pos layanan kesehatan atau rumah sakit terdekat, ” pesan Dokter Ichsan Nanda.

Berikut 10 penyakit terbesar di Puskesmas wilayah Dinas Kesehatan Lhokseumawe sepanjang Januari sampai Maret 2026, yaitu common cold atau flu dan batuk pilek berjumlah 2.401 kasus, hypertensi 1.777 kasus, penyakit kelainan pada lambung 918 kasus, diabetes militus 907 kasus, dan pulpa dan jaringan periapikal 622 kasus.

Disusul, selanjutnya Diare 592 kasus, penyakit tulang, sendi dan reumatik 590 kasus, asma 539 kasus, alergi kulit 508 kasus, dan hypotensi berjumlah 454 kasus.

  • Bagikan
Exit mobile version