Durasi, Lhokseumawe – Sedikitnya 500 warga menyerbu pasar murah yang digelar dihalaman Masjid Al-Munawarah, Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, sekira pukul 09.00 Wib, Kamis Pagi (21/5). Masyarakat dilokasi terlihat begitu antusias membeli bahak pokok yang disubsidi oleh pemerintah tersebut.
” Semua bahan pokok yang dijual disini harganya sudah disubsidi oleh Pemerintah. Untuk beras, gula pasir dan minyak goreng disubsidi Rp6 ribu per Kilogram dan setiap liter-nya. Sedangkan, telur disubsidi Rp15 ribu per papan, ” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Lhokseumawe, Mulkan ST melalui Kepala Bidang Perdagangan, Nelvia Surimeina, SE saat diwawancarai durasi dilokasi.
Nelvia menjelaskan, pasar murah ini merupakan program Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Aceh bekerjasama dengan Bulog dan Disperindagkop Lhokseumawe. Program itu diluncurkan bertujuan untuk menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah akibat lonjakan harga bahan pokok menjelang hari raya idul adha 1447 Hijjriah.
” Program ini berperan langsung dalam upaya menjaga stabilitas harga, meringankan beban ekonomi, dan menekan laju inflasi. Dan, sekaligus memastikan ketersedian pangan atau menjamin stok bahan pokok dipasaran, ” paparnya.
Dengan rincian harga barang untuk beras seberat 10 Kilogram dijual Rp100 ribu, gula pasir 2 Kilogram dijual Rp28 ribu dan minyak goreng 2 liter dijual seharga Rp38 ribu. Kemudian, telur ayam dijual seharga Rp37 ribu per papan.
Selanjutnya, untuk pasar murah hari ke-2 dijadwalkan bertempat di Gampong Meunasah Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat dan hari ke-3 dihalaman Gedung Serbaguna, Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti.
