ACEH UTARA– Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh untuk pertama kalinya akan digelar di Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Lapangan Voli Gampong Tanjong Keude Karing, Kecamatan Meurah Mulia, akan dimulai Jumat (31/7/2026), malam.
Turnamen bergengsi tersebut akan diikuti 16 tim terbaik yang berasal dari empat kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Kehadiran para pemain terbaik dari berbagai daerah diprediksi menghadirkan persaingan sengit sekaligus menjadi hiburan bagi pecinta bola voli.
Berdasarkan data panitia, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan peserta terbanyak dengan mengirimkan 10 tim. Sementara Kota Lhokseumawe mengirim empat tim, Kabupaten Bireuen melalui perwakilan Kecamatan Kota Juang satu tim, dan Kabupaten Aceh Tengah satu tim.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Hafiz, Senin (27/7), mengatakan, seluruh persiapan penyelenggaraan turnamen kini telah memasuki tahap akhir. Penataan lapangan pertandingan, fasilitas parkir, hingga jadwal pertandingan telah diselesaikan dan disampaikan kepada seluruh tim peserta.
“Ini merupakan pertama kalinya Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh diselenggarakan di Aceh Utara. Alhamdulillah, seluruh persiapan hampir rampung. Lapangan, fasilitas parkir hingga jadwal pertandingan sudah kami siapkan,” ujar Hafiz.
Ia menjelaskan, pada babak penyisihan panitia menerapkan sistem semi open, di mana setiap tim wajib menurunkan dua pemain lokal dari wilayah kecamatan setempat. Sementara pemain jemputan dibatasi maksimal empat orang yang berada di lapangan saat pertandingan berlangsung, sedangkan posisi libero tidak dibatasi.
Memasuki babak delapan besar, regulasi akan berubah menjadi open, sehingga seluruh tim diperbolehkan memainkan pemain jemputan tanpa pembatasan.
“Format ini kami terapkan agar turnamen tetap memberikan ruang bagi pemain lokal pada fase awal kompetisi, sekaligus menghadirkan pertandingan yang lebih kompetitif di babak berikutnya. Kami optimistis turnamen ini akan berlangsung meriah karena menjadi salah satu ajang bola voli paling bergengsi di Aceh,” katanya.
Menurut Hafiz, sejumlah klub peserta telah mengamankan pemain-pemain terbaik dari berbagai daerah di Aceh. Bahkan, beredar informasi bahwa sejumlah pemain yang dikenal sebagai “raja tarkam” dari Sumatera Utara juga akan tampil memperkuat beberapa tim peserta.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp55 juta beserta trofi. Juara pertama akan membawa pulang hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta. Sedangkan Rp5 juta dialokasikan untuk penghargaan individu dan tim, meliputi kategori pemain terbaik, setter terbaik, libero terbaik, quicker terbaik, serta tim terbaik.
Turnamen ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri akrab disapa Pon Yahya. Sejumlah pejabat dari berbagai kabupaten/kota di Aceh juga dijadwalkan hadir pada acara pembukaan.
Hafiz berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda Aceh.
“Kami berharap turnamen ini berjalan lancar dan sukses. Lebih dari itu, kami ingin kegiatan ini menjadi sarana melahirkan bibit-bibit atlet bola voli berbakat yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional,” kata Hafiz. [] (Ril)
