Durasi, Lhokseumawe – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijjriah Lembaga Permasyarakatan Kelas II-A Kota Lhokseumawe, melaksanakan gotong-royong. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengabdian masyarakat, guna memastikan lingkungan ibadah dan fasilitas umum dalam kondisi bersih, nyaman, dan kondusif menjelang pelaksanaan ibadah suci ramadhan.
Gotroy sapu bersih itu melibatkan jajaran pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dipusatkan di Masjid Al-Azhar bertempat di Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, setempat. Kegiatan difokuskan pada pembersihan area dalam masjid, halaman, tempat wudhu, serta lingkungan sekitar masjid agar tertata lebih rapi dan bersih.
” Suasana kebersamaan dan kekompakan tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Seluruhnya saling bahu-membahu, menunjukkan semangat gotong royong sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, serta sebagai sarana persiapan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan menuju reintegrasi kemasyarakatan, ” kata Kalapas Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo kepada durasi.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat. Terutama sebagai silahturrahmi antar sesama.
” Kami ingin menyambut Ramadhan dengan penuh kesiapan, baik secara lahir maupun batin. Melalui gotong royong ini, kami berharap lingkungan masjid menjadi lebih nyaman sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk. Ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kebersamaan jajaran Lapas dengan masyarakat sekitar,” ujar Kalapas.
Kalapas Wahyu menambahkan, pihaknya menaruh harapan besar dengan terciptanya suasana yang bersih, tertib, dan nyaman tentu akan menumbuhkan semangat beribadah, iman dan taqwa dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah. Kegiatan gotong royong ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Lhokseumawe untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
