Durasi, Lhokseumawe – Ribuan warga antusias berlebaran di Lembaga Permasyarakatan Kelas II-A Kota Lhokseumawe. Menyusul, digelarnya open house atau pintu terbuka bagi nara pidana dan keluarga mereka selama lebaran idulfitri 1446 Hijjriah sejak tanggal 31 Maret sampai 4 April 2025.
Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas II-A Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo mengatakan, kunjungan khusus hari raya ini menjadi momentum paling dinantikan oleh seluruh warga binaan. Mereka, dapat berkumpul bersama untuk bersilahturrahmi sambil melepas rasa rindu dan kebahagian yang diikuti isak tangis kehangataan.
” Begitu dipersilahkan masuk keluarganya langsung berkaca-kaca sambil menetskan air mata kebahagian ketika berjumpa. Pelukan erat yang seakan begitu lamanya dipendam akhirnya bisa kesampaian juga antara warga binaan dengan keluarganya, baik istrinya, Anak-anaknya, ibu kandungnya, ayah tercintanya maupun suadara dan kerabat terdekatnya, ” ucap Wahyu Prasetyo kepada Durasi, Kamis (3/4).
Ia menjelaskan, sebenarnya Dirjen Permasyarakatan RI hanya memberikan jadwal kunjungan selama lebaran 3 hari . Namun, pihak lapas terpaksa memberlakukan selama 4 hari atas pertimbangan kepedulian diantara sesama.
” Kalau 3 hari itu Bisa-bisa padat sekali warga yang melakukan kunjungan kemari, jadi Kita tambah sehari lagi menjadi 4 hari kunjungan hari raya. Dan, ini juga sudah Kita bicarakan dengan kesepakatan bersama dengan warga binaan, ” jelasnya.
Disebutkan, layanan kunjungan selama empat hari itu dibuka untuk dua sesi setiap harinya, yaitu pada pukul 09.00-12.00 WIB dan sesi kedua pukul 13.30-15.00 WIB. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari jumlah pengunjung yang melampaui perkiraan total mencapai 3.083 orang.
Dengan rincian pada hari pertama ada 139 warga binaan dikunjungi dengan total 681 pengunjung. Selanjutnya, pada hari kedua terjadi lonjakan secara signifikan dengan 190 warga binaan dikunjungi dengan jumlah total 1.214 pengunjung.
Berikutnya, pada hari ketiga tercatat ada 139 warga binaan dikunjungi dengan total berjumlah 711 pengunjung. Disusul, pada hari keempat ada 146 warga binaan dikunjungi dengan total jumlah 477 pengunjung .
” Kelancaran layanan kunjungan hari raya ini bukan hanya hasil dari perencanaan yang matang. Melainkan juga adanya sinergi yang solid antara berbagai pihak sehingga berlangsung tertib tanpa ada gangguan suatu apapun, ” pinta Kalapas Wahyu Prasetyo.