BIREUEN – Bupati Bireuen secara resmi menerima penyaluran dana bantuan kemanusiaan untuk meugang dari Presiden Republik Indonesia senilai Rp2.250.000.000. Dana tersebut sedianya dialokasikan untuk pengadaan 45 ekor lembu guna meringankan beban masyarakat terdampak musibah banjir di wilayah Kabupaten Bireuen menjelang bulan ramadhan.
Berdasarkan pemetaan di lapangan, alokasi awal sebanyak 45 ekor lembu dinilai belum mencukupi untuk menyentuh seluruh desa terdampak banjir yang membutuhkan.
Guna memastikan pemerataan, Bupati memutuskan untuk memaksimalkan penggunaan dana tersebut dengan membeli 90 ekor lembu, atau dua kali lipat dari rencana awal.
Dengan bertambahnya jumlah lembu menjadi 90 ekor, diharapkan jangkauan bantuan menjadi lebih merata dan mampu memulihkan dan membantu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir untuk kebutuhan daging meugang jelang ramadhan.
”Kami sangat mengapresiasi perhatian besar Bapak Presiden terhadap warga Bireuen. Tugas kami sekarang adalah memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang tepat dengan volume yang maksimal. Dengan dana yang sama, kami upayakan mendapatkan 90 ekor lembu agar lebih banyak saudara kita yang terbantu,” ujar Bupati Bireuen.
Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam mengelola dana publik, sekaligus memastikan bahwa tidak ada warga terdampak yang merasa ditinggalkan dalam proses pemulihan pasca-bencana.
Lembu bantuan meugang presiden tersebut saat ini di karantina di pasar lembu, desa Geulumpang Payong, Kec. Jeumpa dan akan mulai di distribusikan mulai besok, Selasa, 17 Februari 2026 melalui Keuchik yang menerima disaksikan Camat serta akan di distribusikan oleh Kechiek kepada warga masing masing. (Yudi Wbc)
