ACEH UTARA – Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Utara, Tgk Banta Khairullah, menerima Penghargaan Kehormatan sebagai Tokoh Adat Aceh Utara 2026.
Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil akrab disapa Ayahwa pada malam penutupan Milad ke-800 Samudera Pasai Minggu malam (13/9).
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan konsistensi Tgk Banta dalam merawat kearifan lokal, melestarikan seni tradisional, serta mentransfer nilai-nilai adat kepada generasi muda.
Kiprahnya dinilai lengkap karena ia mengintegrasikan peran agama, adat, dan seni tidak hanya di panggung kebudayaan, tetapi juga dalam praktik nyata masyarakat.
Selain aktif di MAA dan memiliki sertifikasi profesional bidang seni budaya dari Kemendikbudristek, Tgk Banta saat ini menjabat sebagai Geuchik (Kepala Desa) Paloh Igeuh, Dewantara, setelah sebelumnya mengabdi sebagai Imum Gampong.
Tgk Banta menekankan bahwa pelestarian adat harus menyasar generasi muda agar tradisi tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan tetap relevan di tengah arus modernisasi.
Tgk Banta menyampaikan rasa syukur dan mempersembahkan anugerah tersebut untuk seluruh pelaku seni dan masyarakat Aceh.
Momentum penganugerahan pada Milad ke-800 Samudera Pasai ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga akar budaya Aceh Utara agar tetap hidup melintasi zaman.
