Durasi, Lhokseumawe – Sedikitnya 460 nara pidana (napi) di Kota Lhokseumawe, direlokasi ke gedung baru Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A bertempat dikawasan Punteut, Gampong Ulee Blang Manee, Kecamatan Blang Mangat setempat. Belasan armada pengangkut dikerahkan dalam prosesi pemindahan tahanan, seperti mobil transpas, kendaraan tahanan jaksa, hingga truck reo polisi.
Amatan dilokasi proses pemindahan warga binaan ini mendapat pengamanan ekstra ketat ratusan aparat keamanan dari kepolisian Lhokseumawe dan back-up personil TNI Kodim 0103/Aceh Utara. Serangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh, Ramdani Boy, Bc.IP, S.Sos, M.Si mengatakan, kegiatan ini berjalan sukses berkat sinergitas antara pemasyarakatan dengan TNI/Polri dan rekan pers yang telah mengawal dan menyukseskan perpindahan warga binaan. Dengan relokasi ketempat yang baru tentunya berbagai program yang akan dilaksanakan akan berlangsung lebih nyaman kedepannya.
” Alhamdulillah, 460 warga binaan sudah berhasil direlokasi ke tempat yang baru. Mereka (napi-red), nantinya pasti akan semakin sehat dan lebih tenang mengingat begitu leluasa disana. Ruangannya banyak sekali bisa digunakan untuk beraktivitas dan berinteraksi antara sesama ketika beradaptasi dengan baik disana, ” kata Ramdhani Boy ketika diwawancarai wartawan dilokasi, Sabtu (1/8).

Ia menjelaskan, lapas baru itu memiliki daya tampung sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Palang Merah Internasional berjumlah 700 orang. Namun demikian, secara keseluruhan dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi over kapasitas dengan kapasitaa sekitar 1.500 orang.
” Dengan adanya Lapas kelas II-A Lhokseumawe dan Banda Aceh, pasti akan menjadi tempat penyaringan bagi untuk warga binaan di semua wilayah Aceh, ” tuturnya.
Sementara bangunan yang lama, sebut R. Boy, direncanakan akan difungsikan sebagai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H, S.I.K, M.S.M, M.H menyebutkan, ada 100 personil yang diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Selain itu ikut dibantu tambahan personil dari Brigade Mobil (Brimob) dan TNI.
” Hari ini Kita pengamanan dari mulai pergeseran dari Lapas lama, kemudian naik kendaraan mengawal sampai tiba ketempat lapas yang baru. Dan, Alhamdulillah, semuanya berjalan aman, ” tegasnya.
Kalapas Kelas II-A Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, Bc.IP, S.Sos menambahkan, ada 4 diantaranya yang direlokasi itu merupakan perempuan, terdiri dari tahanan titipan jaksa 3 orang dan sudah inkrah putusan pengadilan 1 orang. Sedangkan, sisanya 456 napi lainnya berstatus Laki-laki.
” Ada juga tadi napi yang sakit dipindahkan menggunakan ambulance. Mereka, didampingi petugas keamanan dan juga tim medis, ” tambah Kalapas.












