Durasi, Aceh Utara – Ratusan kuliner khas asal Kabupaten Aceh Utara, diserbu pengunjung yang menghadiri pagelaran Piasan Pase ke-800, Rabu (9/9). Makanan tempo dulu itu menjadi incaran masyarakat yang berkunjung kesana.
” Harganya murah-meriah! Beberapa macam diantaranya malahan ludes terjual, karena hanya Rp50 ribu dari harga jual dipasaran mencapai Rp60 ribu per Kilogram, seperti keukarah, Nyab-nyab dan lainnya . Makanya, ayo segera datang kemari di stand Kami, ” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Aceh Utara, Kusairi, ST, M.S.M menjawab durasi dilokasi.
Ia mengaku, warga begitu antusias dan bersemangat mengunjungi stand Disperindagkop dan UKM, kendati harus saling berdesak-desakan memburu kuliner. Pihaknya, terpaksa harus bekerja ekstra keras dilapangan untuk melayani pelanggan yang berkunjung mencari bernekaragam kuliner tersebut.
” Memang ramai sekali pengunjungnya, staf Kami sampai kewalahan melayaninya. Apalagi, ketika tiba malam hari, ” tutur Kusairi.
Selain itu juga dipasarkan bermacam motif kerajinan tangan, seperti anyaman bambu, tenun kain, tas bordir, dan lainnya. Mengingat, dilokasi Disperindagkop daan UKM itu berada dalam stand yang sama dengan milik Dekranasda Aceh Utara.
” Habis beli kue, pengunjung kemudian baru mengincar barang lain seperti tas, tenun dan beberapa hasil kerajinan lain. Pengunjungnya disini gak pernah berhenti walaupun sambil berdesakan, ” tambah Kadisperindagkop dan UKM, Kusairi.
