LHOKSEUMAWE— Kesadaran generasi muda terhadap masa depan energi daerah terus tumbuh. Hal itu terlihat dalam diskusi strategis yang digelar oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Lhokseumawe, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Potensi Energi dan Gas di Kota Lhokseumawe”. Diikuti kader pelajar, mahasiswa, serta sejumlah pemuda dari berbagai latar belakang yang antusias membahas masa depan sektor energi, industri gas, dan pembangunan berkelanjutan di daerah itu.
Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai potensi energi yang dimiliki Kota Lhokseumawe mulai dari sektor migas, industri gas, hingga peluang pengembangan energi masa depan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ketua PC IPNU Kota Lhokseumawe, Khalish Nur Hidayatullah, mengatakan, generasi muda harus memiliki pemahaman yang baik terkait energi dan gas sebagai sektor strategis daerah.
“Generasi muda harus paham tentang energi dan gas. Sebab sektor ini bukan hanya tentang industri, tetapi juga berkaitan dengan masa depan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Kota Lhokseumawe memiliki sejarah besar dalam sektor energi dan gas yang harus menjadi pengetahuan bersama,” ujar Khalish.
Menurut Khalish, pelajar dan mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Karena itu, ruang diskusi dan edukasi seperti ini perlu terus dihidupkan agar lahir generasi muda yang kritis, peduli, dan mampu melahirkan gagasan untuk masa depan daerah.
Selain membahas potensi energi dan gas, para peserta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda dalam menciptakan inovasi serta mempersiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan industri dan perkembangan teknologi di masa mendatang.
Melalui kegiatan itu, PC IPNU Kota Lhokseumawe berharap muncul semangat baru di kalangan anak muda untuk lebih mengenal potensi daerahnya sendiri serta aktif berkontribusi dalam pembangunan Kota Lhokseumawe yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. [] (Ril)
