hit counter

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru SMPN 2 Dewantara Ikuti Pelatihan Liveworksheet Berbasis Deep Learning

  • Bagikan

ACEH UTARA – Upaya melegitimasi transformasi pembelajaran matematika berbasis teknologi terus ditunjukkan lewat peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Hal ini diwujudkan melalui pelatihan bertema “Transformasi Pembelajaran Matematika Digital melalui Pengembangan Liveworksheet Interaktif Berbasis Deep Learning bagi Guru Sekolah” yang berlangsung di SMP Negeri 2 Dewantara pada 10–11 September 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran guru SMPN 2 Dewantara ini berfokus pada pengenalan dan penyusunan Liveworksheet—sebuah platform lembar kerja digital yang dirancang untuk merangsang aktivitas belajar agar lebih interaktif. Peserta tidak hanya diajarkan mengoperasikan platform, tetapi juga dibimbing merancang materi matematika yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pendekatan deep learning dalam pelatihan ini diarahkan untuk membantu siswa memahami konsep secara mendalam, menghubungkan berbagai pengetahuan, serta mengasah penalaran saat memecahkan masalah. Melalui Liveworksheetinteraktif, guru didorong merancang aktivitas yang tidak sekadar berfokus pada penyelesaian soal, melainkan memberi ruang bagi siswa untuk berpikir logis, mengeksplorasi, dan merefleksikan proses belajarnya.

Kepala SMP Negeri 2 Dewantara, Islaniah menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi merupakan langkah strategis untuk membantu guru menghadirkan metode mengajar yang adaptorif dan selaras dengan perkembangan zaman.

Selama dua hari, para peserta mengikuti sesi praktik intensif. Mereka mengeksplorasi berbagai fitur Liveworksheet, menyusun lembar kerja digital, memasukkan variasi bentuk soal interaktif, hingga mengembangkan bahan ajar matematika yang siap pakai.

Sesi praktik dan pendampingan ini menjadi inti acara, memastikan guru tidak hanya menyerap teori, tetapi juga menghasilkan produk lembar kerja digital yang aplikatif. Para peserta juga memanfaatkan sesi ini untuk mendiskusikan berbagai kendala teknis serta penyesuaian kurikulum.

Melalui pelatihan ini, transformasi pembelajaran matematika di SMPN 2 Dewantara diharapkan tidak berhenti pada penggunaan teknologi sebagai alat bantu semata, melainkan berkembang menjadi ekosistem digital yang interaktif, kontekstual, dan mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa secara berkelanjutan.

  • Bagikan