BANDA ACEH – Estafet kepemimpinan di jajaran Polda Aceh kembali bergulir. Iptu Fadhlullillah, S.T., M.Sos., resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kasat Intelijen Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Bener Meriah. Kini, perwira tersebut dipercayakan mengemban amanah baru sebagai Kapolsek Seulimeum, Polres Aceh Besar.
Saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Selasa (10/3/2026), Iptu Fadhlul membenarkan mutasi jabatan tersebut. Ia turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama ini.
“Benar, saat ini saya mendapatkan amanah baru sebagai Kapolsek Seulimeum. Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Sat Intelkam Polres Bener Meriah, atas dedikasi dan dukungan luar biasa selama saya menjabat di sana,” ujar Fadhlul.
Meski masa jabatannya tergolong singkat yakni empat bulan kiprah Fadhlul di Bener Meriah meninggalkan catatan positif. Ia dinilai berhasil menyinergikan fungsi intelijen dengan aksi kemanusiaan serta pendekatan persuasif yang menyentuh hati masyarakat.
Baru tiga minggu menjabat, Fadhlul langsung dihadapkan pada tantangan besar saat Bener Meriah dilanda banjir dan tanah longsor. Menindaklanjuti instruksi Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, ia turun langsung memimpin personel untuk mengevakuasi warga dan membersihkan material longsor yang memutus akses jalan utama.
Tak hanya itu, ia juga sukses mengoordinasikan Pengamanan Tertutup dalam kunjungan kerja Presiden RI dan jajaran menteri yang meninjau langsung wilayah terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Keberhasilan Pendekatan Persuasif
Salah satu pencapaian yang paling menonjol adalah keberhasilannya merangkul warga untuk menyerahkan senjata api rakitan sisa konflik beserta amunisi aktif secara sukarela. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata efektivitas komunikasi sosial dan pendekatan humanis yang ia bangun.
Fadhlul dikenal sebagai sosok perwira yang inklusif. Ia rutin menjalin silaturahmi dengan berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, insan pers, hingga ulama kharismatik seperti Tgk. H. Mahmud Alimal (Abu Raudhah). Langkah ini terbukti ampuh dalam menjaga kondusivitas wilayah Bener Meriah di tengah situasi sulit.
Harapan Baru di Seulimeum
Kini, lembaran baru telah menanti di Seulimeum. Pengabdian Iptu Fadhlul di Bener Meriah menjadi potret bahwa dedikasi seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari lamanya waktu menjabat, melainkan dari besarnya dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Bagi warga Bener Meriah, perpindahan ini merupakan momentum pelepasan sosok pengayom yang ramah. Sementara bagi masyarakat Seulimeum, kehadirannya menjadi harapan baru untuk pelayanan kepolisian yang humanis dan penuh kekeluargaan.












