JAKARTA — Anggota Komisi III DPR Aceh Salmawati akrab disapa Bunda Salma, mendorong PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memperluas dan mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM di Aceh.
Hal tersebut disampaikan Bunda Salma saat melakukan kunjungan silaturahmi dan diskusi bersama Direktur Distribusi dan Jaringan BSI, Anton Sukarna, di BSI Tower, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Pertemuan strategis ini fokus membahas penguatan ekosistem pembiayaan syariah bagi pengusaha kecil di Tanah Rencong.

Bunda Salma menekankan, bahwa perbankan syariah memegang peranan krusial dalam menstimulasi ekonomi daerah. Ia berharap BSI dapat memangkas hambatan birokrasi serta menjangkau pelaku usaha hingga ke wilayah pelosok.
“UMKM di Aceh memiliki potensi besar. Namun, untuk berkembang mereka membutuhkan dukungan nyata berupa akses pembiayaan yang cepat, tepat, dan inklusif,” ujar Bunda Salma.
Politisi tersebut juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan. Menurutnya, program KUR harus lebih tepat sasaran, terutama pada sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan industri rumahan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Distribusi dan Jaringan BSI, Anton Sukarna, menegaskan komitmennya untuk menjadikan BSI sebagai mitra strategis UMKM di Aceh. Ia memastikan pihak bank terus berinovasi dalam layanan dan memperluas jaringan distribusi agar akses keuangan semakin merata.
“BSI berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah serta kebutuhan spesifik pelaku usaha di daerah,” kata Anton.
Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi Aceh yang berbasis kerakyatan dan berkelanjutan.












