SAWANG, ACEH UTARA – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin (9/3/2026).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dilakukan Jenderal Maruli bersama Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil (Ayahwa), dalam rangkaian safari Ramadhan sekaligus launching 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang telah selesai dibangun.
Pembangunan jembatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, khususnya saat melintasi sungai yang memisahkan sejumlah desa di wilayah tersebut.
Kehadiran jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi mobilitas warga.
Dalam kesempatan tersebut, KASAD menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di Aceh juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Ramadan TNI AD sekaligus untuk meninjau langsung berbagai proyek yang telah dilaksanakan di daerah.
“Kenapa saya pilih Aceh, kita Ramadhan keliling, sekalian buka puasa bersama di Aceh dan lihat project nya di Aceh. Ini juga kami mendapat banyak masukan, bagaimana sekolah-sekolah, bagaimana sekarang jembatan ini, nanti kita coba diskusikan yang lalu lintasnya padat harus bukan jembatan gantung,” ujar Jenderal Maruli.
Jenderal Maruli juga mengungkap bahwa TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Hingga saat ini telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih serta pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Menjelang Idulfitri, TNI AD tetap fokus membantu penanggulangan dampak bencana melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda. Jika infrastruktur yang telah dibangun kembali rusak akibat banjir besar atau bencana lainnya, TNI AD siap membantu membangun kembali.
“Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan,” kata Jenderal Maruli.
Hingga saat ini TNI AD telah menyelesaikan 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.
Pada kesempatan tersebut, KASAD juga melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui video conference terkait pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pembangunan hunian sementara serta penyediaan sumur bor bagi masyarakat.
Seusai peresmian, KASAD Jenderal Maruli yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak meninjau sekolah yang telah dibersihkan dan kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat.












