BIREUEN – Di antara hamparan jalan desa yang sebelumnya tertutup semak dan debu, derap langkah para prajurit Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen terdengar mantap. Mereka datang bukan sekadar membawa alat kerja, tetapi membawa semangat pengabdian—mengubah keterbatasan menjadi kemajuan bagi masyarakat Desa Jeumpa Sikureng Kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen, Jumat (20/02/2026).

Sejak pagi, personel Satgas TMMD telah menyatu dengan warga. Cangkul, parang, dan sekop bergerak berirama, membersihkan badan jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat namun kurang terawat. Debu beterbangan, peluh mengalir tanpa henti, namun tak satu pun wajah menunjukkan lelah. Yang tampak justru tekad dan kebersamaan.
Kegiatan pembersihan jalan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan bangsa.
Jalan yang dibersihkan memiliki arti penting bagi warga. Ia adalah jalur anak-anak menuju sekolah, penghubung petani ke ladang, serta akses masyarakat menjalankan roda perekonomian. Kini, perlahan namun pasti, jalan itu kembali terbuka—bukan hanya secara fisik, tetapi juga membuka peluang kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran Satgas TMMD menjadi energi baru bagi masyarakat. Warga yang semula hanya menyaksikan, turut tergerak membantu.
Tawa, sapaan hangat, dan kerja bersama menjadi pemandangan yang memperlihatkan kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang hidup di lapangan.
Melalui kegiatan ini, TMMD kembali menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan harapan. Jalan yang kini bersih menjadi simbol bahwa kerja keras, kolaborasi, dan pengabdian mampu menghadirkan perubahan nyata hingga ke pelosok desa.(*)













