ACEH UTARA – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Hayat Surabaya menunjukkan kepedulian nyata terhadap bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara. Tim relawan harus menyusuri sungai menggunakan perahu demi menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terisolasi, Selasa (13/1/2026).
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Hayat Surabaya bersama Tim relawan menyusuri sungai menggunakan perahu demi menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terisolasi, di Dusun Sarah Gala, Desa Lubok Pusaka,Selasa (13/1/2026).
Bantuan yang bersumber dari donatur asal Jawa Timur tersebut menyasar kawasan terdampak parah, di antaranya Dusun Sarah Raja dan Dusun Sarah Gala di Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan. Selain bahan pangan, bantuan yang disalurkan meliputi Al-Qur’an, perangkat alat salat, kain sarung, perlengkapan mandi, hingga air mineral.
Koordinator LAZ Nurul Hayat Aceh Utara Agung Rudi Cahyono, mengungkapkan, keprihatinannya setelah melihat langsung dampak kerusakan di lapangan. Menurutnya, terjangan banjir tidak hanya melumpuhkan ekonomi warga, tetapi juga menghancurkan sarana ibadah.
“Kami melihat langsung kondisi di Dusun Sarah Gala, Desa Lubok Pusaka, di mana masjid hilang hanya menyisakan tapak. Begitu juga di Desa Buket Linteung dan Desa Riseh Teungoh, di mana masjid rusak berat bahkan ada yang tersapu banjir tanpa sisa,” ujar Agung saat didampingi Dirda LPPSDM BKPRMI Aceh Utara, Sudadi.
Distribusi Meluas ke Berbagai Kecamatan
Sejak banjir melanda, tim LAZ Nurul Hayat telah bergerak menyisir berbagai titik pengungsian dan posko logistik di tingkat gampong (desa). Wilayah jangkauan distribusi meliputi, Kecamatan Langkahan: Desa Lubok Pusaka, Buket Linteung, dan Krueng Lingka. Dan wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Baktiya, Muara Batu, hingga Kecamatan Sawang di ujung barat Aceh Utara.
Agung menegaskan bahwa dampak bencana kali ini sangat masif, menyebabkan kelumpuhan di sektor ekonomi, pendidikan, hingga kegiatan keagamaan. Ia menyoroti pentingnya bantuan untuk Lembaga Pendidikan Islam (LPI) atau tempat pengajian anak-anak yang kini kehilangan fasilitas.
Melalui aksi kemanusiaan ini, LAZ Nurul Hayat berharap dukungan dari para donatur terus mengalir guna mempercepat proses pemulihan para penyintas.
“Semoga para donatur terus tergerak hatinya untuk membantu. Untuk para penyintas, semoga diberikan kesabaran. Mari kita bergandengan tangan untuk bangkit kembali,” pungkas Agung.












