PIM Lepas 169 Pemudik dalam Program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”

  • Bagikan
LEPAS PESERTA MUDIK: Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Maimun, secara resmi melepas peserta program "Mudik Aman Berbagi Harapan 2026" di area operasional PT PIM, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu (18/3). Program ini merupakan komitmen BUMN dalam memberikan kemudahan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang hari raya. durasi.co/Rahmat

KRUENG GEUKUEH, ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali mempertegas komitmen sosialnya dengan menggelar program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”. Prosesi pelepasan peserta mudik berlangsung khidmat di area operasional PT PIM, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu (18/3).

Direktur Operasi & Produksi PIM Zulyan Imansyah menyampaikan, bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan operasional. Ia menekankan bahwa mudik adalah tradisi yang memiliki nilai emosional tinggi bagi masyarakat Indonesia.

“Mudik adalah momen sakral yang diidam-idamkan. Kami berharap program ini dapat memfasilitasi aspirasi masyarakat dan stakeholder untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Iman.

Direktur Operasi & Produksi PIM Zulyan Imansyah.

Pada tahun ini, PIM mengerahkan 17 unit armada untuk mengangkut 169 peserta. Guna memastikan efisiensi perjalanan, keberangkatan dibagi menjadi dua klaster utama:

Klaster Banda Aceh: Telah diberangkatkan pada 15 Maret dengan rute menuju Lhokseumawe.

Klaster Krueng Geukueh: Pemberangkatan dilakukan mulai Selasa malam hingga hari ini, melayani empat rute destinasi: Kualanamu, Aceh Selatan, Banda Aceh, dan Medan.

Iman mengakui tingginya antusiasme warga meskipun terdapat keterbatasan kuota tahun ini. Ia berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.

Kegiatan pelepasan ini turut didukung penuh oleh jajaran kepolisian guna memastikan keselamatan penumpang.

Kasat Lantas Polres Lhokseumawe AKP Irfan menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian prosedur pengamanan ketat, di antaranya, memastikan seluruh bus dalam kondisi teknis yang prima guna meminimalisir risiko kecelakaan.

Melakukan pemantauan fisik terhadap para sopir bus agar tetap fokus selama perjalanan jauh. Menghimbau peserta dan pengguna jalan untuk disiplin mematuhi rambu lalu lintas.

“Kami bersinergi dengan PIM untuk memastikan saudara-saudara kita sampai ke tujuan dengan aman, selamat, dan sehat sehingga bisa merayakan Lebaran bersama keluarga,” tegas AKP Irfan.

Kehadiran personel kepolisian dalam seremoni pelepasan ini menjadi simbol kuat sinergi antara BUMN dan Polri. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan arus mudik yang tertib di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, sekaligus mengatasi potensi hambatan di titik-titik rawan kemacetan.

Dengan pengawalan resmi, para pemudik diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih tenang dan terorganisir menuju kampung halaman masing-masing.

  • Bagikan
Exit mobile version