Durasi, Aceh Utara – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Hayat Surabaya telah hadir ditengah-tengah musibah banjir besar Aceh. Membawa donasi dari sejumlah donatur dari disana untuk didistribusikan kepada penyintas banjir wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Selain bantuan logistik pangan juga banyak menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan perangkat sholat kepada penyintas banjir melalui Posko Logistik di Setiap Gampong (Desa).
Dengan menaiki Perahu menyusuri Sungai untuk sampai ke dusun Sarah Raja dan dusun Sarah Gala Desa Lubok Pusaka Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara, Selasa (13/01). Mereka sampai ke lokasi dengan membawa logistik untuk masyarakat penyintas.
Sejumlah bantuan logistik berupa makanan, kain sarung, bahan kelengkapan mandi, air mineral dan beberapa lainnya.
Koordinator LAZ Nurul Hayat Aceh Utara, Agung Rudi Cahyono mengatakan, pihaknya terketuk hati melihat kondisi porak poranda Aceh yang dilanda musibah dahsyat ini. Para relawan itu juga turut prihatin di beberapa tempat yang dikunjungi seperti Dusun Sara Gala, Gampong Leubok Pusaka setempat.
” Masjid hilang tinggal tapak semata. Sebaliknya di Dusun Teungoh Desa Buket Linteung kondisi Masjid atap rusak dan bocor. Termasuk diwilayah ujung Barat Aceh Utara di Desa Riseh Teungoh masjid tersapu banjir yang tidak menyisakan apapun, ” ucap Agung didampingi Dirda LPPSDM BKPRMI Aceh Utara, Sudadi.
Sebut Dia, kondisi Aceh sangat memperihatinkan dengan dampak, semua sektor lumpuh. Ini kondisi roll di lapangan.
Ia melanjutkan, tim LAZ Nurul Hayat telah melihat secara gamblang kondisi dampak banjir Aceh. Ia, bersama relawan kemanusiaan lainnya telah turun langsung ke desa-desa korban banjir, terutama kecamatan Langkahan yang merupakan kawasan dampak terparah.
” Kami telah menyalurkan bantuan donasi dari teman-teman di Jawa Timur dan sekitar, Kita telah mengunjungi banyak desa di Langkahan termasuk Lubok Pusaka, Buket Linteung dan Krueng Lingka serta masih banyak lainnya, termasuk kecamatan tetangga yakni Tanah Jambo Aye dan Baktiya serta Kecamatan Muara Batu dan Kecamatan Sawang,” lanjut Agung.
Pihaknya sebagai relawan LAZ Nurul Hayat mengirim pesan penting kepada setiap donatur. Terlebih, setiap desa telah kehilangan segala-galanya, baik sektor ekonomi, pendidikan dan keagamaan.
Ia juga menyoroti kondisi kawasan pengajian (LPI) bagi anak-anak disana masih sangat membutuhkan uluran tangan para pihak.
” Semoga para donatur tergerak hatinya untuk bisa terus membantu masyarakat korban banjir di Aceh. Dan terkhusus kepala penyintas, agar selalu diberikan kesabaran dan kita bisa bangkit bersama-sama,” Pintanya.












