Lhokseumawe Segera Bangun 66 unit Huntap Senilai Rp15,2 Miliyar

  • Bagikan
Hunian Sementara (Huntara) penyintas banjir di Gampong Blang Neleung Mameh yang diresmikan pada tanggal 16 Februari lalu. Foto : (Durasi/Erwin)

Durasi, Lhokseumawe – Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pasca bencana alam di Kota Lhokseumawe, segera akan dibangun dalam waktu dekat ini. Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I merilis, ada 66 unit dengan total anggaran senilai Rp15,2 miliyar.

Dengan rincian lokasi di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu berjumlah 56 Unit. Sedangkan, sisanya di Cot Mamplam, Kecamatan Muara Dua 10 unit.

” Lokasi yang dibangun didua itu gampong milik Pemko. Informasi dari BP3KP rencana kontraknya tanggal 18 September besok, ” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lhokseumawe, Said Bachtiar, ST, MT melalui Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Furqan, ST, MSM menjawab durasi, Kamis (17/9).

Ia memaparkan, pembangunan itu sepenuhnya dilaksanakan oleh PT. Sarjis Agung Indrajaya Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tipe-36. Bangunan ini menggunakan teknologi konstruksi rumah modular pracetak dengan sistem bongkar pasang (knockdown) yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR.

” Ditargetkan proyek itu rampung pada tanggal 31 Desember mendatang. Dimana RISHA dilengkapi beragam sarana/prasarana pendukung, mulai fasilitas jalan lingkungan, drainase, penerangan kawasan, sambungan air bersih, dan balai warga, ” tambah Furqan.

  • Bagikan
Exit mobile version