hit counter

Dangkal, Waduk Pusong Lhokseumawe Dikeruk

  • Bagikan
Alat berat sedang beroperasi diarea reservoir atau waduk Kota Lhokseumawe. Dok. Durasi

Durasi, Lhokseumawe – Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam banjir di Kota Lhokseumawe, terus dilakukan. Salah-satunya dengan melakukan pengerukan kembali sedimentasi (endapan lumpur) yang menumpuk tebal dikawasan area reservoir atau waduk Pusong setempat.

” Dangkalnya sudah parah sekali, begitu tebal nyaris terlihat permukaan tanah ketika air surut. Nah, sekarang Kita terjunkan alat berat untuk melakukan pengerukan disana, ” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lhokseumawe, Said Bachtiar melalui Kepala Bidang Pengairan, T. Syahrial, Kamis (5/3).

Syahrial menyebutkan, ada dua titik lokasi yang menjadi fokus utama, yaitu pertama pengerukan berada diarea sekeliling waduk sepanjang 3,7 Kilometer dan lebar sekitar 10 Meter. Berikutnya, lokasi pengerukan kedua diarea alur sungai yang berbatasan dengan muara.

Titik kedua itu direncanakan akan difungsikan untuk relokasi petani keramba yang selama ini berada didalam waduk. Sehingga, kedepannya tidak ada lagi mereka diarea waduk tersebut.

” Waduk Pusong ini berfungsi sebagai wadah penampung air dari aliran saluran drainase di Kecamatan Banda Sakt,i sebelum menuju ketempat pembuangan akhir ke Muara Krueng Cunda. Akan tetapi, selama ini telah terjadi pendangkalan disana akibat sedimentasi dan menjamurnya bangunan keramba didalam waduk, ” jelasnya.

Ia melanjutkan, pengerukan endapan lumpur itu diperkirakan berlangsung selama 1 bulan. Mengingat, pengerjaan proyek itu harus menyesuaikan dengan kondisi alam, seperti air pasang dan surut.

” Waduk ini berfungsi menahan air kiriman agar tidak langsung meluap ke permukiman penduduk. Kemudian, mengatur aliran dengan cara melepaskannya secara perlahan setelah kondisi sungai di hilir normal. Dan, terakhir tentu berfungsi sebagai konservasi air, baik membantu resapan air tanah dan cadangan air itu sendiri, ” tambah Syahrial.

  • Bagikan