hit counter

Lolos Kejurda Regional II, Atlet PGI Bireuen Siap Berlaga di Final Medan

  • Bagikan

LHOKSEUMAWE, ACEH – Atlet golf kontingen Kabupaten Bireuen, Reza Fahmi, sukses menembus posisi empat besar dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Golf Regional II Aceh 2026 yang berlangsung di Lhokseumawe, 22–23 Agustus 2026. Pencapaian ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk bersaing di tingkat tertinggi.

Ajang dua hari yang berakhir pada Minggu (23/8/2026) tersebut menjadi babak seleksi awal. Keberhasilan ini memastikan langkah atlet PGI Bireuen melaju ke babak final Kejurda Aceh yang dijadwalkan berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada September 2026 mendatang.

Reza tampil konsisten sepanjang kompetisi. Pada hari pertama, ia mencatatkan skor 38-41, lalu tampil makin solid di hari kedua dengan membukukan skor 42-38. Akumulasi nilai tersebut melesatkan namanya ke jajaran empat besar papan atas klasemen akhir.

Ketua Umum Pengcab PGI Bireuen, Dr. Yusri Kasim, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan daya juang sang atlet di lapangan.

“Terima kasih kepada Reza Fahmi yang telah mengharumkan nama Bireuen. Meski berpostur mungil, semangat dan ketekunannya luar biasa. Peringkat keempat ini adalah buah dari kerja keras yang patut kita banggakan,” ujar Dr. Yusri Kasim.

Selain itu, Dr. Yusri Kasim turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih mendalam kepada para sponsor serta seluruh jajaran pengurus PGI Bireuen atas dukungan penuh demi kelancaran dan keberhasilan atlet.

Usai mengamankan hasil positif di Lhokseumawe, Reza kini bersiap bertolak ke Sumatera Utara untuk berlaga di babak final yang lebih kompetitif, sekaligus membawa misi memperkenalkan potensi golf Bireuen di kancah regional.

Sebagai informasi, PGI Aceh saat ini tengah menjaring dan mempersiapkan atlet-atlet potensial untuk bersaing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). PGI Aceh berharap, delapan atlet terbaik yang tampil pada babak final di Medan September mendatang mampu meloloskan diri serta mengamankan tiket menuju PON 2028.

Pencapaian Reza Fahmi ini diharapkan dapat meletupkan motivasi bagi para atlet muda Aceh—bahwa performa di lapangan ditentukan oleh kedisiplinan dan mental bertanding, bukan sekadar postur fisik. []

  • Bagikan