hit counter

Stok Beras Nasional Tembus 5 juta ton, Pinca Bulog Lhokseumawe Iqbal : ” Aman Hingga Pertengahan 2027 “

  • Bagikan
Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Disisi lain Pimpinan Cabang Bulog Lhokseumawe, Muhammad Iqbal bersama Rekan-rekan dan Gita konferensi pers.

Durasi, Lhokseumawe – Pimpinan Cabang Bulog Lhokseumawe, Muhammad Iqbal menyampaikan Perum Bulog kembali mencatat pencapaian signifikan dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya, total stok beras yang dikelola secara nasional berhasil melampaui angka 5 juta ton, menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan beras di Indonesia.

Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog Cabang Karawang, menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan peran nyata negara dalam menjamin ketersediaan pangan masyarakat.

Ia menyebutkan, per Kamis pagi (23/4/2026), stok beras di Gudang tercatat mencapai 5.000.198 Ton.

Menurutnya, angka tersebut bukan sekedar pencapaian statistik, melainkan bukti komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

“ Capaian ini menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau, ” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut memberikan apresiasi atas kinerja Bulog. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam mengelola cadangan beras pemerintah.

” Terimakasih kepada Dirut Bulog dan seluruh tim yang telah bekerja optimal hingga stok beras nasional bisa menembus 5 juta ton, ” tuturnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari peningkatan serapan gabah dan beras petani dalam negeri, koordinasi lintas sektor yang solid, hingga dukungan infrastruktur pergudangan yang semakin luas dan modern.

Dimana saat ini Bulog mengelola lebih dari 1.500 gudang milik sendiri dan 1.200 gudang mitra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Lhokseumawe, Muhammad Iqbal juga mengungkapkan, pencapaian serapan gabah di wilayah kerjanya begitu mengembirakan, meliputi Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen. Tercatat, per tanggal 23 April 2026 mencapai 47 ribu ton atau 48 persen dari target serapan gabah tahun 2026.

“ Saat ini stok beras yang kami kelola mencapai 40.000 Ton, seluruhnya berasal dari hasil panen petani kita. Ketahanan stok kita saat ini cukup sampai pertengahan tahun 2027, jadi stok kita masih sangat aman, ” paparnya dengan nada optimis.

Oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir, beras Bulog siap untuk dipergunakan sepenuhnya sesuai ketentuan Pemerintah dalam program Bantuan Pangan, SPHP serta program lainnya, ” pungkas Iqbal.

  • Bagikan