hit counter

Jelang Dibongkar, PUPR Lhokseumawe Sosialisasi Larangan Bangunan Liar Disaluran

  • Bagikan
Kabid SDA, T. Syahrial, Kasatpol-PP dan WH Lhokseumawe, Ashabul Jamil, turun kelokasi, Selasa (21/10). Ist

Durasi, Lhokseumawe – Fenomena bangunan liar yang berseleweran disejumlah titik saluran di Kota Lhokseumawe, semakin mengkhawatirkan. Terlebih, ditengah tingginya intensitas curah hujan yang menyelimuti wilayah itu dalam sebulan terakhir.

Buktinya, terlihat dengan timbulnya genangan diarea permukiman penduduk. Akibat tersumbatnya saluran dampak keberadaan bangunan liar tersebut.

Perihal ini menjadi perhatian serius Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), T. Syahrial, ST, MT bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Ashabul Jamil, S. Sis, yang mana turun langsung kesejumlah titik rawan di Gampong Simpang Empat dan Terminal L-300 Keude Aceh, Selasa (21/10).

Disana, tim PUPR dan Satpol-PP melakukan peninjauan sekaligus sosialisasi kepada warga terkait rencana pembongkaran bangunan liar yang berdiri di atas dan di sepanjang bantaran saluran primer. Kegiatan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran air, agar tidak tersumbat sekaligus mencegah resiko banjir saat musim penghujan.

Dimana, terlihat bangunan dan tumpukan barang bekas yang menutupi sebagian aliran air. Kondisi ini tentu berpotensi menimbulkan luapan dan genangan saat hujan tiba.

” Kita sampaikan sosialisasi ini dengan cara pendekatan persuasif, seperti menjelaskan alasan teknis pembongkaran demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Dan, mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga saluran air, ” jelas Pak Kabid Syahrial dan Kasatpol-PP dan WH, Ashabul.

Pemko berharap, masyarakat dapat mendukung langkah ini secara sukarela, sehingga penataan saluran primer dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak yang merugikan warga. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir dikawasan perkotaan.

  • Bagikan