LHOKSEUMAWE– Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiah (UIN SUNA) Lhokseumawe sukses menyelenggarakan Syariah Fair 2026 pada 14–15 Oktober 2026. Mengusung tema “Empowering Young Generation Through Competition and Innovation”, kegiatan perdana dengan konsep luar ruang (outdoor) ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, mengembangkan kreativitas, dan meraih prestasi.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai sekolah di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Sejumlah perlombaan digelar untuk mengembangkan kemampuan akademik, keagamaan, komunikasi, serta wawasan kebangsaan para peserta.
Untuk tingkat SMA/sederajat, kompetisi yang diselenggarakan meliputi Debat Konstitusi, Pidato Kebangsaan, Tahfidzul Qur’an, dan Olimpiade Astronomi Islam. Sementara itu, kategori umum diisi dengan perlombaan Nasyid Acapella.
Salah satu agenda unggulan dalam Syariah Fair 2026 adalah Olimpiade Astronomi Islam yang diselenggarakan melalui kolaborasi Program Studi Ilmu Falak dan Ormawa Fakultas Syariah UIN SUNA Lhokseumawe.
Ketua Program Studi Ilmu Falak, Hasna Tuddar Putri, S.H.I., M.SI., turut berperan dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut sebagai upaya memperkenalkan ilmu falak kepada generasi muda. Melalui olimpiade ini, peserta diharapkan semakin mengenal astronomi Islam serta memahami penerapannya dalam kehidupan umat Islam.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta berprestasi, para pemenang Olimpiade Astronomi Islam memperoleh hadiah berupa kupon jalur prestasi khusus untuk masuk Program Studi Ilmu Falak tanpa tes, sesuai dengan ketentuan penerimaan mahasiswa yang berlaku.
“Program tersebut diharapkan dapat mendorong minat generasi muda untuk mendalami ilmu falak sekaligus membuka peluang melanjutkan pendidikan tinggi di bidang tersebut,” ujar Hasna.
Pembukaan Syariah Fair 2026 berlangsung khidmat dan dibuka secara resmi oleh Dr. Iskandar, S.H.I., M.S.I. Prosesi pembukaan ditandai dengan ketukan rapai sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia, Rizka Amalia, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan yang mencakup persiapan, tujuan, serta rangkaian perlombaan yang diselenggarakan.
Ketua DEMA Fakultas Syariah UIN SUNA Lhokseumawe, Hasanul Afkar, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan inovatif yang dapat menjembatani dunia perguruan tinggi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat.
Lanjut Afkar, penyelenggaraan dengan konsep outdoor menjadi daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan perdana Syariah Fair. Selain menghadirkan suasana kompetisi yang lebih terbuka dan interaktif, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Ormawa Fakultas Syariah dalam menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berkompetisi secara positif.
“Kolaborasi dengan Program Studi Ilmu Falak juga memperkuat nilai akademik kegiatan tersebut, khususnya melalui pengenalan disiplin ilmu yang memadukan pengetahuan astronomi dengan kajian keislaman,” ucap Afkar.
Rangkaian Syariah Fair 2026 mencapai puncaknya pada Kamis, 15 Oktober 2026, melalui pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah kepada para juara dari setiap cabang perlombaan.
Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Ja’far, M.A. Penutupan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan perdana Syariah Fair 2026.
Melalui kegiatan ini, Ormawa Fakultas Syariah bersama Program Studi Ilmu Falak berharap Syariah Fair dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat hubungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi.
Dengan semangat kompetisi dan inovasi, Syariah Fair diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, serta berani mengembangkan potensi untuk meraih prestasi dan berkontribusi bagi masyarakat di masa depan. [] (Ril)












