hit counter

Mengusung Konsep Tempo Dulu, Stand Banda Baro Jadi Daya Tarik HUT ke-800 Samudera Pasai

  • Bagikan
Stand Pameran Kecamatan Banda Baro tampil memikat dan menjadi salah satu daya tarik utama pengunjung dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Samudera Pasai ke-800 di Kabupaten Aceh Utara.

ACEH UTARA — Stand Pameran Kecamatan Banda Baro tampil memikat dan menjadi salah satu daya tarik utama pengunjung dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Samudera Pasai ke-800 di Kabupaten Aceh Utara. Mengusung tema kebudayaan dan estetika “Tempo Dulu”, stand ini berhasil menyajikan nuansa nostalgia sejarah yang kental dipadu keramahan khas masyarakat setempat.

Sejak hari pertama pembukaan, dekorasi stand yang didominasi ornamen tradisional, artefak klasik, serta penataan berkonsep warisan budaya masa lalu sukses menyedot perhatian ratusan warga. Detail visual yang ciamik dan suasana hangat yang dihadirkan membuat para pengunjung terkesan.

Camat Banda Baro, Muhammad Nurkhazi menyampaikan, bahwa konsep tempo dulu sengaja dipilih untuk membangkitkan ingatan sejarah sekaligus melestarikan kearifan lokal yang mulai langka di era modern.

“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Melalui konsep tempo dulu ini, kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal kembali akar budaya dan sejarah kekayaan daerah kita. Alhamdulillah, antusiasme pengunjung sangat luar biasa,” ujar Nurkhazi di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, Jumat (11/9).

Stand Pameran Kecamatan Banda Baro tampil memikat dan menjadi salah satu daya tarik utama pengunjung dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Samudera Pasai ke-800 di Kabupaten Aceh Utara.

Selain menyuguhkan dekorasi bernilai estetis dan instagramable, Stand Kecamatan Banda Baro turut menampilkan beragam potensi gampong, produk UMKM lokal, hingga dokumentasi perjalanan pembangunan dan sejarah wilayah Banda Baro.

Salah seorang pengunjung mengaku terkesan dengan konsep yang dibawakan. “Dekorasi dan suasana stand Banda Baro betul-betul beda. Rasanya seperti melintasi waktu ke masa lalu, sangat edukatif sekaligus menghibur,” ungkapnya.

Melalui konsep kebudayaan yang kuat dan pelayanan ramah dari para petugas, Kecamatan Banda Baro optimistis dapat memberikan kesan terbaik bagi seluruh masyarakat selama gelaran pameran berlangsung.

  • Bagikan