hit counter

Kya Marissa Minta Doa Warga Aceh Juara di Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026

  • Bagikan
Zaskya Syiti Marissa atau Kya Marissa finalis Putri Pariwisata 2026 asal Aceh. Ist

Durasi, Lhokseumawe – Putri Pariwisata Aceh 2026, Zaskya Syiti Marissa, bertolak terbang mengikuti ajang pemilihan finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026 di Jakarta. Malam grand final event terakbar seantero penjuru tanah air ini dijadwalkan pada tanggal 29 Agustus mendatang.

Gadis cantik jelita lulusan SMK Negeri 3 itu meminta, doa seluruh masyarakat Lhokseumawe untuk dapat terpilih menjadi yang terbaik dalam lomba bergensi tingkat nasional. Terutama, dalam memberikan dukungan voting atau suara publik di malam anugerah tersebut.

” Kya, mohon doa dan dukungannya dari seluruh warga Aceh, khususnya ditempat kelahiran Saya warga Lhokseumawe. Ini sudah mau berangkat dari Banda Aceh dengan tujuan Jakarta, ” ucap Ibundanya Saksi ahli ditemani Zaskya Marissa sesaat menjelang bertolak dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Jum’at Siang (21/8).

” Terima kasih kepada keluarga, sahabat, dan teman-teman yang telah meluangkan waktu untuk memberikan vote dan doa terbaik. Setiap dukungan sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi anak Kami Kya Marissa, ” balas pesan Bunda Diah begitu sang ibundanya kerap disapa dalam perbincangan singkat dengan durasi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

Menjelang keberangkatan putri kebanggan Aceh ini sempat bersilaturahmi dengan berbagai pihak dan kalangan masyarakat. Termasuk, mengunjungi Wakil Walikota Lhokseumawe, Husaini, diruang kerjanya.

Bersama Wakil Walikota Lhokseumawe, Husaini. (Durasi/Erwin)

Wakil Walikota, Husaini, memerintahkan Disparpora dan Prokopim, untuk segera melakukan berbagai cara dukungan untuk putri terbaik Lhokseumawe itu. Dengan promosi maupun menggalang vote untuk dukungan suara Kya Marissa dipentas tersebut.

” Langsung Saya panggil Kadisparpora dan Kabag Prokopim untuk memberikan dukungannya kepada Zaskya sebaik mungkin. Kami senang dengan torehan prestasinya dan semoga menjadi pemenang disana, ” tutur Orang Nomor Dua yang kerap disapa akrab Bang Saini itu.

Zaskya Syiti Marissa masih berusia 18 tahun atau lahir pada tahu 2008 lalu yang tercatat merupakan salah satu lulusan terbaik SMK Negeri 3 Lhokseumawe. Dara manis asal Gampong Meunasah Panggoi, Kecamatan Muara Dua ini memang sudah dikenal aktif di kalangan Teman-temam seusianya dengan kecerdasan, bertutur santun, ramah kala bergaul, dan murah senyum.

Mimpi besar kini menjadi kenyataan bagi Kya Marissa. Perempuan muda asal Provinsi Aceh ini resmi terpilih sebagai Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2026, ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Yayasan EL JOHN Indonesia melalui EL JOHN Pageants. Keberhasilannya menjadi bagian dari deretan finalis nasional menjadi awal perjalanan baru untuk membawa potensi wisata Aceh ke panggung yang lebih luas.

Zaskya mengaku bersyukur sekaligus bangga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Baginya, kesempatan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga momentum untuk terus bertumbuh, mengembangkan kemampuan, serta memperluas wawasan dan jejaring dengan perempuan-perempuan inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026, Zaskya ingin mengajak generasi muda, khususnya perempuan Indonesia, agar berani mengejar cita-cita sekaligus aktif melestarikan kekayaan budaya bangsa.

Ia meyakini, bahwa peran perempuan tidak hanya sebatas menjadi representasi daerah, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor pariwisata.

Bersama Wagub Aceh, Fadhillah. Ist

Diajang itu Zaskya membawa pesona Kota Sabang sebagai destinasi unggulan. Ia, memperkenalkan Pulau Rubiah dan Pantai Iboih yang dikenal sebagai surga wisata bahari dengan keindahan bawah laut kelas dunia.

Selain itu, ia juga mengangkat Benteng Anoi Itam dan Tugu Nol Kilometer Indonesia sebagai destinasi bersejarah yang memiliki nilai nasionalisme sekaligus daya tarik wisata yang unik.

Menurutnya, promosi pariwisata saat ini membutuhkan pendekatan yang mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari isu keberlanjutan lingkungan, fenomena overtourism, hingga perubahan tren pemasaran digital yang berkembang sangat cepat.

Karena itu, Zaskya terpanggil untuk menggagas konsep Eco-Digital Tourism Blueprint, sebuah inisiatif yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas promosi destinasi wisata Indonesia tanpa mengabaikan prinsip pelestarian lingkungan.

Kya, menyampaikan pesan kepada perempuan muda Indonesia agar terus menjadi pribadi yang berani, cerdas, dan tetap berakar pada budaya bangsa. Menurutnya, gelar Putri Pariwisata Indonesia merupakan wadah untuk menghadirkan aksi nyata, kepedulian, dan inovasi dalam mendukung masa depan pariwisata nasional yang lebih berkelanjutan.

Melalui semangat tersebut, Zaskya Syiti Marissa optimistis dapat membawa nama Aceh dengan baik di ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026 sekaligus memperkenalkan kekayaan wisata Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.

Dimalam penganugerahan nantinya Kya Marissa, akan bersaing dengan sejumlah finalis provinsi lainyannya.

Berikut benerapa Curriculum Vitae (CV) mentereng disabetnya, mulai Miss Teen Grand Runway Aceh 2026 dan menjadi Duta Model Hijab 2024.

Kemudian, penghargaan Stunning Model of the Year, Best Pose Fashion Show Bhayangkara Fest 2026, Juara 1 Fashion Show with Local Brand 2024, serta Juara 1 Fashion Show Casual 2025.

Bahkan, Zaskya Marissa juga meraih pernah meraih Juara 3 Tari Kreasi FLS3N 2025, Juara 1 Fashion Show Muslim Glamor 2024, Juara 2 Tari Kreasi FLS2N 2024, Best Model Bismica 2025, Best Catwalk Fashion Show MCF 2025.

Selanjutnya, Winner Casual Millenial 2023, Best Model Bebrave 2025, Winner Etchnic Casual 2024 dan Winner Fashion Show Universitas Malikussaleh.

  • Bagikan