hit counter

Dukung Gerakan Go Green Kapolres Lhokseumawe, Papan Bunga Resepsi Putri Ketua DPRK Aceh Utara Diganti Bibit Pohon

  • Bagikan
Suasana lorong menuju pelaminan pada resepsi pernikahan Tanasa Mahira dan Aulia Haikal di Desa Cot Rheu, Kuta Makmur, Aceh Utara, Selasa (4/8/2026). Resepsi pernikahan putri Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali ini menghadirkan konsep ramah lingkungan yang unik dengan mengganti ucapan selamat papan bunga konvensional menjadi jejeran bibit pohon siap tanam yang dipajang di sepanjang area acara.

ACEH UTARA – Resepsi pernikahan Tanasa Mahira, putri Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, dengan Aulia Haikal menghadirkan konsep unik yang ramah lingkungan. Resepsi yang berlangsung di Desa Cot Rheu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (4/8/2026) ini mengganti ucapan selamat papan bunga dengan bibit pohon.

Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Go Green yang diinisiasi oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan.

Deretan bibit tanaman yang menghiasi area acara tidak hanya menjadi simbol doa bagi kedua mempelai, tetapi juga memberi manfaat ekologis. Seluruh bibit pohon tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat untuk ditanam kembali sebagai upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Go Green yang diinisiasi oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan menyampaikan, apresiasinya kepada Arafat Ali yang telah menyambut baik ide gagasan tersebut.

“Hari ini di acara pesta pernikahan putri Ketua DPRK Aceh Utara, ucapan selamat dari masyarakat dan para undangan berwujud pohon, tidak lagi menggunakan papan bunga. Saya sangat mengapresiasi Pak Arafat Ali karena mengarahkan para tamu untuk mengirimkan bibit tanaman. Kalau dihitung, ada sekitar 1.000 pohon yang terkumpul hari ini,” ujar AKBP Ahzan di lokasi acara.

Suasana lorong menuju pelaminan pada resepsi pernikahan Tanasa Mahira dan Aulia Haikal di Desa Cot Rheu, Kuta Makmur, Aceh Utara, Selasa (4/8/2026). Resepsi pernikahan putri Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali ini menghadirkan konsep ramah lingkungan yang unik dengan mengganti ucapan selamat papan bunga konvensional menjadi jejeran bibit pohon siap tanam yang dipajang di sepanjang area acara.

Sementara itu, Ketua Panitia Resepsi sekaligus Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara, Tajuddin, menegaskan bahwa penggunaan bibit pohon merupakan langkah konkret untuk mengurangi limbah media ucapan yang bersifat sementara.

“Ini adalah langkah nyata kita menuju Go Green. Pohon-pohon ini nantinya disalurkan dan ditanam oleh masyarakat sehingga manfaatnya terasa jangka panjang. Ini jauh lebih berguna daripada papan bunga yang berakhir menjadi sampah setelah acara,” ungkap Tajuddin.

Ia juga menambahkan bahwa gerakan ini diharapkan dapat meluas ke berbagai acara masyarakat lainnya, khususnya untuk mendukung reboisasi di wilayah yang rentan terdampak banjir.

Acara resepsi tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, PJU Polres Lhokseumawe, para pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan tamu undangan.

Gerakan Go Green yang digagas Polres Lhokseumawe ini terus mendulang respons positif. Melalui pendekatan baru ini, momen perayaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam dan lingkungan hidup.

  • Bagikan