hit counter

Gotroy, Bansos Hingga Beranekaragam Perlombaan Warnai Semarak Hari Pemasyarakatan di Lhokseumawe

  • Bagikan
Kalapas Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, menyerahkan bantuan gerobak usaha disela-sela hari bakhti pemasyarakatan ke-62 yang berlangsung di Aula setempat, Senin (27/4). Ist

Durasi, Lhokseumawe – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Kota Lhokseumawe, menggelar serangkaian kegiatan penuh makna yang menggambarkan semangat pembinaan, kepedulian sosial, serta tekad menghadirkan perubahan nyata. Peringatan tahun ini menjadi momentum istimewa untuk menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, melainkan ruang pembinaan yang menumbuhkan harapan, memperbaiki diri, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial melalui aksi gotong-royong (gotroy) membersihkan Masjid Nurul Yaqin yang berlokasi di Gampong Ujong Blang, Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran petugas bersama warga binaan dalam suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.

Selain menjaga kebersihan rumah ibadah, kegiatan ini menjadi simbol eratnya hubungan harmonis antara Lapas dan masyarakat sekitar. Lingkungan masjid yang bersih, rapi, dan nyaman diharapkan semakin menambah kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. Semangat kepedulian kemudian berlanjut melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan di area Lapas yang melibatkan seluruh jajaran pegawai dan warga binaan.

Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dari langkah-langkah sederhana tersebut, tumbuh karakter positif yang menjadi bekal penting dalam proses pembinaan berkelanjutan.

Dalam memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kelas IIA Lhokseumawe juga menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Berbagai perlombaan digelar, mulai dari bola voli, domino, karaoke, hingga lomba dakwah.

Kegiatan ini menjadi wadah penyaluran bakat dan kreativitas, meningkatkan kebugaran jasmani, memperkuat mental dan spiritual, sekaligus mempererat rasa persaudaraan antarwarga binaan dalam suasana kompetitif yang sehat, sportif, dan membangun. Sebagai puncak rangkaian acara, dilaksanakan tasyakuran yang berlangsung khidmat, hangat, dan sarat kebersamaan.

Momen tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan. Bantuan yang diberikan berupa gerobak usaha sebagai dukungan terhadap kemandirian ekonomi, serta paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Kehadiran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian dan kepedulian Lapas tidak berhenti di dalam tembok pembinaan, tetapi juga menjangkau keluarga yang menjadi bagian penting dari proses perubahan.

Melalui peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, Lapas Kelas IIA Lhokseumawe kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi institusi yang humanis, progresif, dan berdampak positif. Dengan semangat pengabdian yang terus menyala, Lapas Kelas IIA Lhokseumawe siap melangkah menghadirkan pembinaan yang bermakna, membangun harapan baru, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan dan masyarakat luas.

  • Bagikan