hit counter

Pangkoarmada RI Alih Bina 6 KRI dari Koarmada II dan III Kini di Bawah Komando Pangkoarmada I

  • Bagikan
Pangkoarmada I Laksda Haris Bima Bayuseto menghadiri upacara alih bina 6 KRI dari Koarmada II dan Koarmada III ke Koarmada I. Prosesi serah terima dipimpin langsung oleh Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata di atas geladak legendaris KRI Dewaruci, Kesatrian Pondok Dayung, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

JAKARTA – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya Denih Hendrata, mengambil langkah strategis untuk memperkuat pertahanan laut wilayah barat.

Pangkoarmada RI resmi mengalihkan kendali pembinaan enam unit Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) ke jajaran Koarmada I yang berpusat di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Kegiatan diawali dengan upacara resmi di atas KRI Dewaruci-900, dilanjutkan dengan amanat Pangkoarmada RI dan press release kepada media.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata memimpin langsung upacara peresmian alih bina 6 KRI dari Koarmada II dan Koarmada III kepada Koarmada I di atas geladak legendaris KRI Dewaruci, Kesatrian Pondok Dayung, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Laksdya Denih memimpin langsung upacara peresmian alih bina tersebut di atas geladak KRI Dewaruci yang tengah bersandar di Kesatrian Pondok Dayung, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto menghadiri penandatanganan berita acara serah terima alih bina 6 KRI dari Koarmada II dan Koarmada III kepada Koarmada I.

Alih bina KRI ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional unsur-unsur TNI AL di jajaran Koarmada I. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, dikutip dari Instagram Koarmada I.

Daftar Kapal yang Pindah Tugas

Berdasarkan keputusan tersebut, Koarmada I menerima tambahan kekuatan signifikan dari Koarmada II dan Koarmada III. Berikut rincian kapal yang mengalami alih bina:

Kapal latih legendaris: KRI Arung Samudera (ARS-930) dan KRI Dewaruci (DWR-900) beralih dari Koarmada II ke Koarmada I.

Satuan Kapal Eskorta: KRI Fatahillah (FTH-361) dan KRI Malahayati (MLH-362) beralih dari Koarmada III ke Koarmada I.

Satuan Kapal Ranjau: KRI Pulau Rengat (PRE-711) dan KRI Pulau Rupat (PRP-712) beralih dari Koarmada II ke Koarmada I.

  • Bagikan